KONSEP HUKUM PIDANA ISLAM : HUKUMAN TA’ZIR DAN HUKUMAN TAMBAHAN UNTUK PEMBUNUHAN SENGAJA

HUKUMAN TA’ZIR
Hukuman pengganti yang kedua untuk pembunuhan sengaja adalah ta’zir. Hanya saja hukuman ta’zir ini wajib dilaksanakan atau tidak, masih diperselisihkan oleh para fuqoha. Menurut Malikiyah, apabila pelaku tidak di Qishosh, ia wajib dikenakan hukuman ta’zir, yaitu di dera seratus kali dan diasingkan selama satu tahun. Alasanya adalah atsar yang dhoif dari Umar. Sedangkan menurut jumhur ulama, hukum ta’zir tidak wajib dilaksanakan, melainkan diserahkan kepada hakim untuk memutuskannya. Dalam hal ini hakim diberikan kebebasan untuk memilih mana yang lebih maslahat, setelah mempertimbangkan berbagai aspek yang berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku.

HUKUMAN TAMBAHAN
Disamping hukuman pokok dan hukuman pengganti, terdapat pula hukuman tambahan untuk pembunuhan sengaja, yaitu penghapusan hak waris dan wasiat. Hal ini didasarkan kepada hadis yang diriwayatkan oleh Amr ibn Syu’ayb dari ayahnya dari kakeknya bahwa Rosululloh saw bersabda:
“tidak ada bagian warisan sedikitpun bagi seorang pembunuh.”
(Hadis diriwayatkan oleh Nasa’i dan Daruquthni)

Pembunuhan yang menghalangi hak waris menurut jumhur ulama adalah pembunuhan yang melawan hukum, tanpa hak, yang dilakukan oleh orang balig dan berakal, baik sengaja maupun kekeliruan. Sedangkan menurut Malikiyah, pembunuhan yang menjadi penghalang warisan adalah pembunuhan sengaja, termasuk menyerupai sengaja yang dikenal oleh jumhur. Dengan demikian, pembunuhan karena kesalahan tidak menghapuskan hak waris.

About ngobrolislami

hamba ALLAH
This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s