KONSEP HUKUM PIDANA ISLAM: PEMBUKTIAN UNTUK TINDAK PIDANA ATAS JIWA, BUKAN JIWA, DAN JANIN


Para ulama berbeda pendapat mengenai jenis-jenis alat bukti yang dapat digunakan untuk tindak pidana atas jiwa (pembunuhan), bukan jiwa (pelukaan), dan atas janin. Perbedaan tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok sebagai berikut.

Pertama, menurut jumhur ulama, untuk pembuktian jarimah qishash dan diat dapat digunakan tiga cara (alat) pembuktian yaitu
1. pengakuan (Al Iqraar)
2. persaksian (Asy Syahaadah)
3. Al Qasaamah

Kedua, menurut sebagian fuqaha seperti ibnu Al Qayyim dari mazhab hanbali, untuk pembuktian jarimah qishash dan diat digunakan empat cara (alat) pembuktian:
1. pengakuan
2. persaksian
3. al qasaamah
4. qarinah

Ketiga alat bukti tersebut selain Al Qasaamah (pengakuan, persaksian, dan qarinah) merupakan alat bukti yang banyak digunakan dalam jarimah-jarimah hudud. Perbedaan pendapat antar para ulama tersebut, hanya dalam alat bukti yang keempat yaitu qarinah.

About ngobrolislami

hamba ALLAH
This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s